Dhammavihari Buddhist Studies
  2019-03-07 04:57:41
Perumpamaan Ular (4) -- Tanya-jawab di 1:11:28

“…Mereka kemudian memberitahu dia demikian — ‘Laki-laki yang baik, lima musuh-pembunuh menguntit dari belakang dengan berpikir, ‘Di mana pun kami melihatnya, kami akan mencabut nyawanya di sana juga,’ Lakukanlah sesuatu yang harus dilakukan, hai laki-laki yang baik!’” Siapakah lima musuh pembunuh yang disebut oleh Buddha saat membabarkan khotbah Perumpamaan tentang Ular (Āsīvisopama Sutta [SN 35.191]) ini? Lima musuh pembunuh ini tidak lain adalah lima agregat yang menjadi objek pelekatan (pañcupādānakkhandha). Di kelas Pariyatti Sāsana ini, Ashin Kheminda menjelaskan alasan mengapa lima agregat (pañcakkhandha) bisa menjadi musuh pembunuh kita. Dengan bersumber dari kitab komentar (aṭṭhakathā), beliau menjelaskan bahwa kelima agregat ini cenderung saling membunuh dan juga menghancurkan satu dan lainnya. Untuk memudahkan pemahaman tentang hal ini, Ashin Kheminda juga menyertakan contoh-contoh yang sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, beliau menjelaskan tentang makna dari pembunuh keenam yang merupakan sahabat karib. Disebut sebagai sahabat karib tidak lain karena kita sangat menyukai keadaan ini yang dikenal sebagai nandirāga (kesenangan dan nafsu). Saat mendapatkan objek yang menyenangkan, mereka yang tidak terpelajar atau belum tercerahkan cenderung memunculkan kesenangan dan nafsu tanpa menyadari bahwa sesungguhnya hal ini dapat “membunuh” kebijaksanaannya dan memperpanjang siklus kelahiran dan kematiannya. Di akhir kelas, Ashin Kheminda menjelaskan tentang rumah kosong yang merupakan perumpamaan dari enam landasan-indirawi yang sebenarnya juga adalah kosong. Selamat menikmati! Materi kelas bisa di unduh di sini:http://dhammavihari.or.id/?ddownload=5117 Video ini merupakan kelas Pariyatti Sāsana yang diadakan di DBS setiap hari Minggu pagi, jam 9 - 11.30. Di kelas ini biasanya Ashin Kheminda akan menyampaikan materi-materi dari Sutta Piṭaka dengan kurikulum yang terstruktur. Manfaatnya telah dirasakan oleh para umat yang hadir, karena setiap minggu mereka belajar tentang materi yang berbeda-beda. Dengan demikian, dalam waktu yang singkat pengetahuan Dhamma mereka bertambah dengan pesat. DBS juga menyediakan DVD ceramah Kelas Pariyatti Sāsana oleh Ashin Kheminda. Untuk informasi lebih lanjut tentang kelas ini, silakan menghubungi: SEKRETARIAT DHAMMAVIHARI BUDDHIST STUDIES (DBS) Email: yayasandhammavihari@gmail.com Telpon: 0857 82 800 200, 0812 86 30 3000 dan 021 22556430 Website: dhammavihari.or.id Facebook: Dhammavihari Buddhist Studies.